Catatan
Waktu.. Terkadang aku tak mengerti Mengapa tercipta garis-garis nadir Pembawa kabar baru, takdir yang tertulis Terlanjur tertulis Menyakitkan Terkadang tertulis dua kali Terkadang tiga kali Empat Lima Hingga berapa? Apa hingga catatanku penuh? Penuh dengan ulang alik kesalahan yang terus berulang dan menghitam Hingga aku ingin bertanya lagi dan lagi terhadap waktu yang tak pernah mundur dan berulang Tetapi mengizinkan hal yang sama Memukul titik yang serupa Kenapa? Waktu.. Kau yang mencetak memori, membolehkannya terekam dan menetap Kau juga yang memungkinkan ingatan menghilang, seakan tak pernah terucap Hanya kamu dan Penciptamu yang tahu Saat melodi mengalun membawa emosi turun dan tumbuh Menjadi ledakan-ledakan kecil Yang saban hari berubah menjadi abu-abu Dan pecah Menyisa butir-butir yang siapapun tahu ‘Itu’ tidak akan pernah menghilang Meskipun tak lagi tinggal dalam kenangan Aku lelah mencoba berubah.. Dukunganmu terasa seperti olokan Jika kamu t...