Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Memberi Makna pada Hal Kecil

Apa hal yang kamu maknai dalam hidupmu? Saya orang yang senang berfilosofi. Memberi makna pada setiap hal yang terjadi, bentuk yang terlihat, suara yang terdengar. Pada hakikatnya otak kita dapat berpikir secara konseptual sehingga mampu membentuk konsep-konsep baru yang mungkin sebelumnya berbeda konteks. Saya senang memanfaatkan bagian otak saya yang itu. Apa hubungannya mencari kunci mobil dengan agama? Atau naik busway dengan menemukan jodoh? Atau sebuah cover musik EDM dengan motivasi hidup? Kelihatan tidak berhubungan. Tapi kenyataannya ada hubungannya. Mungkin apabila kejadian itu dialami orang lain, akan beda filosofinya. Perspektifnya akan berbeda karena dipengaruhi kemampuan berpikir dan memori yang berbeda. Pengalaman masa lalu akan berpengaruh terhadap bagaimana persepsi kita terhadap suatu hal. Tapi sebaliknya juga bisa, pengalaman masa kini mempengaruhi persepsi kita di masa lalu. Sehingga kedua hal tadi dapat kita manfaatkan untuk membentuk masa depan.  ...

Untuk Apa Aku Di Sini?

Baru-baru ini saya jatuh hati dengan salah satu karya anak bangsa. Saya sebut saja, ia adalah seorang Launchpadder Indonesia yang dikenal sebagai Alffy Rev.  Pertama, saya bukan bermaksud mempromosikan Alffy, kenal aja nggak. Tapi saya adalah salah satu orang yang tergugah oleh karya-karyanya yang mencover lagu-lagu nasional dengan gaya modern menggunakan aliran musik EDM. Hal pertama yang saya coba renungkan dari karya cover lagu nasionalnya : Apa sih motivasi nya sebagai anak muda, tapi mau membuat cover lagu nasional? Awalnya saya hanya tidak sengaja mendengar salah satu hasil covernya yaitu lagu Ibu Pertiwi dari sebuah official account. Begitu mendengarnya saya langsung merasa bahwa ini adalah lagu berkualitas. Serta merta saya mencarinya di youtube dan menemukan lebih banyak lagu serupa, lagu-lagu nasional yang diaransemen oleh Alffy menjadi bernuansa modern. Jika anda mendengarkan lagu-lagunya, terlepas dari orang-orang yang tidak menyukai musik EDM atau pendapat...

Di Balik Sebuah Pesta Miras

Kemarin malam, saya dan teman-teman saya baru saja menyelesaikan sebuah studi. Untuk merayakannya akhirnya kami bersepakat untuk menghabiskan malam di sebuah apartemen karena kami tidak akan berjumpa lagi secara rutin seperti biasanya. Sebagai lulusan kuliah biasa yang gaya mainnya seperti itu, saya menganggap acara ini sebagai acara inap menginap seperti biasanya, yang diisi dengan mengobrol, main kartu mungkin, nonton film, makan-makan atau lainnya. Agak tidak disangka kalau ternyata sampai di lokasi teman-teman saya membawa berkaleng-kaleng bir, dan beberapa botol minuman beralkohol lainnya. Jujur saja ini pertama kalinya saya berada di antara orang-orang yang minum. Sebagian teman-teman saya di sini beragama non-muslim jadi mungkin ini bagian dari tradisi atau suatu hal seperti itu. Namun sebagian lainnya (yang saya tahu) adalah muslim, yang sepengetahuan saya dalam agama islam hukumnya haram untuk menenggak minuman beralkohol. Tapi saya cepat mengendalikan diri untuk tidak menja...