Baju Bekas
"kamu dapat baju itu dari mana?" "ih masa pakai pakaian bekas orang?" "kamu kan nggak tau itu orang sebelumnya ada penyakit kulit lah, atau penyakit menular lainnya" "kita masih mampu, ga usah deh beli yang bekas kalau bisa beli baru" Kata-kata seperti ini yang selalu saya dengar sedari kecil. Jangankan pakaian bekas, meminjam baju orang lain pun, di keluarga saya sangat diharamkan. Hal tersebut membuat suatu mindset bahwa pakaian bekas adalah suatu hal yang buruk dan memalukan. Suatu titik balik terjadi saat tahun-tahun pertama saya kuliah di luar daerah (selama ini saya hidup di jakarta, di kota) Berkuliah di jogja, menemui peradaban dan budaya baru di sana. Di suatu sore, seorang teman saya menyeletuk mengajak saya ke suatu tempat, "cari awul-awul yuk," katanya. Karena tidak dibesarkan di daerah, meskipun keturunan jawa, saya tidak mengerti bahasa jawa. saya tanya lah, "awul-awul itu apa?" "itu loh biasanya...