Semburat Jingga

Aku menemukanmu, di dalam diriku, terlepas dari segala rasa yang meledak dan bergetar hebat, seiring detak jantungku, memicu, hawa hangat mengalir membungkus segala ragu, membisu, hanya kecup membakar rindu ingin bertemu. Aku tersiksa oleh kenyataan yang tak terasa nyata, mencabik, membunuh, untaian-untaian janji yang tak sanggup ditunggu. Sakit, sendu, bertanya-tanya kenapa dan kenapa tanpa ada yang memberi tahu. Aku tak siap dengan bongkahan rasa yang menyerang merasuk hatiku. Aku tak bisa melantun janji diatas janji yang masih berusaha kutepati meski akhirnya terasa palsu. Pada akhirnya, aku jatuh untukmu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penjelasan Psikologis Sherlock Holmes

Aku adalah Alam

Curahan Hati #2