Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

Memberikan Hadiah yang Berharga untuk Orang yang Berharga

"She has eyes just like a salamander" "Ia memiliki mata seperti seekor salamander" Kata-kata diatas adalah hal yang dikatakan Newt di Fantastic Beast : The Crime of Grindelwald saat ia memikirkan Tina. Mendengar hal itu, Jacob dengan cepat berkata "Jangan katakan itu! Jangan katakan apapun tentang salamander. Katakan saja kau merindukannya" menunjukkan Jacob berasumsi bahwa Tina tidak akan menyukainya Padahal, kalau jadi Tina, aku pasti akan merasa menjadi orang yang sangat berharga ketika mendengar Newt mengatakan itu. Dan benar saja kan bahwa di film pun Tina menyukainya Tapi kenapa ya? Ini alasannya ... SETIAP MANUSIA MENJUNJUNG NILAI YANG BERBEDA-BEDA Hal yang berharga, sangat individual Ada orang yang mengutamakan nilai material. Uang, harta benda, adalah hal yang paling berharga Ada yang melihat kata-kata manis dan romantis sebagai penghargaan terbesar Atau hal lainnya yang dianggap seseorang bernilai Nilai sangat bergantung pada kesukaan, hobi, pass...

Kelemahanku

Setiap orang pasti memiliki kekurangan. Akupun juga, banyak sekali. Diantaranya dua kelemahanku yang belum dapat kutangani dengan baik 1. Komunikasi. Mengungkapkan pikiran dan perasaan dengan lugas dan jelas, tidak bertele-tele. Entah kenapa masih sangat sulit kulakukan. Menjauhkanku dari percakapan yang seharusnya menyenangkan. 2. Menilai Situasi. Mengatakan hal yang pantas kepada orang yang benar. Peka terhadap perilaku yang tepat diwaktu yang tepat. Susah sekali untukku. Seringkali aku mengukir kesan yang tidak baik serta merepotkan orang banyak karena hal ini. Beragam forum dan evaluasi membuatku sadar akan kekuranganku ini, tapi mungkin perlu lebih besar usaha yang dilakukan sehingga masih menjadi PRku untuk memperbaikinya. Mengapa aku membaginya? Yang pertama, aku ingin meminta maaf bagi yang pernah merasa direpotkan karenanya. Yang kedua, aku berharap akan lebih banyak orang yang membantu mengingatkanku. Karena aku ingin belajar, dan aku ingin berubah menjadi lebih baik.

Kenapa Aku Harus Keluar dan Melakukan Banyak Hal?

Kenapa aku merantau? Kenapa aku bergabung di komunitas? Kenapa aku menjadi panitia di banyak acara? Kenapa aku mencoba hal baru? Kenapa aku keluar dari kebiasaan? Kalau dipikir, aku punya rumah yang aman, orang tuaku sayang dan protektif dengan usaha yang terus berkembang, sehingga semua kebutuhanku pasti akan terpenuhi tanpa perlu repot berpikir tentang uang yang terbatas. Kenapa aku memutuskan jadi anak kos dan tinggal di perantauan? Atau, mengingat aku yang introvert, capek sekali kalau berbicara panjang dengan orang lain. Kalau ada waktu, tidur dan membaca mungkin lebih menyenangkan daripada berinteraksi dengan orang. Lalu kenapa aku malah ikut komunitas? Lebih dari satu malah Kenapa aku malah menjemput capek disaat orang lain mungkin berusaha menemukan tempat yang nyaman untuk hidup dengan santai? Kebanyakan orang biasanya menjawab,  Supaya bisa belajar berkomunikasi Untuk belajar beradaptasi,  Belajar mengatur keuangan, Belajar jadi pemimpin, dll Ini jawabanku juga dulu,...

It's ok

When you feel disappointed over something that actually has already over, it's ok When you feel tired that you actually need to be strong, it's ok When you stay feeling sad that you actually have tried many things to cheer yourself up, it's ok When you keep feeling hurt, that you actually really want to forgive and forget, it's ok Nothing is wrong with you So does people around you Just sometimes, thing doesn't go as we have expected Nothing in you is broken You're still beautiful, you're still important Even when you've tried to change yourself When you have tried to make yourself happy However, the feeling you pressume negatively, is inside you, still you mad to yourself, still You let yourself down, still It's ok There is nothing wrong about it Yourself is still true, your feeling is still valid And you're allowed to feel disappointed, feel sad, mad, jealous, hurt, and any kind of feeling you currently feel And there's nothing wrong with t...

Untuk Penyemangatmu

Selama aku masih dengan akal sehatku Izinkan aku untuk menulis Untuk menjadi bukti bagi diriku sendiri Bahwa aku pernah, aku bisa, bahagia Merasa disayangi Aku ingin mengingatnya Bagaimana pandanganku ke wajah itu Aku cukup yakin aku belum pernah melakukan hal yang sama Ke siapapun sebelumnya Aku ingin mengingatnya Hangat, harum, lembut, nyaman Serta ketenangan yang kurasakan Ketika kulepas pertahananku Menyambut aliran kasih yang menjadi energiku Aku ingin mengingatnya Ketika aku "sakit" ada orang yang tidak menyerah Ada yang rela untuk menunggu Ada yang rela untuk bersedih menggantikanku Ada yang rela untuk terluka Yang aku pun tidak yakin pantas menerimanya Aku ingin mengingatnya Bahwa aku ingin selalu jujur Mengakui kerinduanku akan keberadaan Mengakui kesepianku akan ketiadaan Mengakui harapanku Untuk bisa membahagiakan Aku ingin mengingatnya Bahwa aku tidak pernah mau menyerah Bahwa aku ingin terus mencoba Bahwa aku tidak berpikir untuk pergi Bahwa aku ingin menjadi kua...