Menyongsong Asa
meski dunia riuh bergolak, tuan
namun nur tetap berderak
mengikuti raga kini bersauh pada dermaga
kian mantap sauhnya, kian rapat
paduan alun harmoni dan melody
aku meniti luruskan tiap asa menanti
tak terbuang sayang, tak ada dendam terpendam
rasa syukur akan cinta tertanam di dada
salam tertitip ikuti air mengalir
sampaikan pada titik itu, lelaki itu
bahwa disini tertinggal jiwa
terjarak waktu dan terjarak batas
hingga beri aku waktu
kasihkan jalan serta peluang
untuk bergerak, berlari
menuju sempurna
karena dengarlah tuan,
cinta sayang bersahutan menuntut alam
untuk menyublim,
untuk berubah bahagia
berubah menjadi lengkung manis
di wajah itu
semoga aku bisa
29 Agustus 2016 16:03
sedikit luapan emosi
namun nur tetap berderak
mengikuti raga kini bersauh pada dermaga
kian mantap sauhnya, kian rapat
paduan alun harmoni dan melody
aku meniti luruskan tiap asa menanti
tak terbuang sayang, tak ada dendam terpendam
rasa syukur akan cinta tertanam di dada
salam tertitip ikuti air mengalir
sampaikan pada titik itu, lelaki itu
bahwa disini tertinggal jiwa
terjarak waktu dan terjarak batas
hingga beri aku waktu
kasihkan jalan serta peluang
untuk bergerak, berlari
menuju sempurna
karena dengarlah tuan,
cinta sayang bersahutan menuntut alam
untuk menyublim,
untuk berubah bahagia
berubah menjadi lengkung manis
di wajah itu
semoga aku bisa
29 Agustus 2016 16:03
sedikit luapan emosi
Komentar
Posting Komentar